Tokoh Agama Cluwak Bapak Yubaidi Imbau Warga Sampaikan Pendapat Secara Santun dan Tertib
Foto: Dok. MEDIAHUKUMNUSANTARA.BIZ.ID
PATI, MediaHukumNusantara.biz.id – Tokoh agama asal Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Bapak Yubaidi, mengajak masyarakat untuk menyampaikan setiap pendapat dan aspirasi secara santun, tertib, serta tetap mengedepankan kerukunan. Imbauan tersebut disampaikan pada Minggu (23/8/2026).
Bapak Yubaidi mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memicu perselisihan maupun mengganggu ketertiban umum.
“Silakan menyampaikan pendapat dan aspirasi, tetapi mari dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan tidak merugikan masyarakat lainnya,” ujar Bapak Yubaidi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya informasi yang berpotensi memecah persatuan. Setiap persoalan, kata dia, lebih baik disikapi dengan kepala dingin dan mengedepankan komunikasi.
Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi kunci dalam menjaga kehidupan masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Aspirasi yang disampaikan dengan cara yang baik juga akan lebih mudah diterima serta dicarikan solusi bersama.
Bapak Yubaidi turut mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persaudaraan. Perbedaan pendapat hendaknya tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat luas.
“Jangan sampai perbedaan pendapat membuat kita terpecah. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah,” katanya.
Bapak Yubaidi berharap masyarakat Kabupaten Pati, khususnya di wilayah Kecamatan Cluwak, dapat terus menjaga kondusivitas dengan mengedepankan sikap santun, bijak, dan damai dalam menyampaikan aspirasi maupun pendapat di ruang publik.
Bapak Yubaidi mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memicu perselisihan maupun mengganggu ketertiban umum.
“Silakan menyampaikan pendapat dan aspirasi, tetapi mari dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan tidak merugikan masyarakat lainnya,” ujar Bapak Yubaidi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya informasi yang berpotensi memecah persatuan. Setiap persoalan, kata dia, lebih baik disikapi dengan kepala dingin dan mengedepankan komunikasi.
Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi kunci dalam menjaga kehidupan masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Aspirasi yang disampaikan dengan cara yang baik juga akan lebih mudah diterima serta dicarikan solusi bersama.
Bapak Yubaidi turut mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persaudaraan. Perbedaan pendapat hendaknya tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat luas.
“Jangan sampai perbedaan pendapat membuat kita terpecah. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah,” katanya.
Bapak Yubaidi berharap masyarakat Kabupaten Pati, khususnya di wilayah Kecamatan Cluwak, dapat terus menjaga kondusivitas dengan mengedepankan sikap santun, bijak, dan damai dalam menyampaikan aspirasi maupun pendapat di ruang publik.
📰 Baca Juga Berita Terkait
Polres Kudus Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga
800 Relawan Lintas Daerah Gotong Royong Wakaf Pipanisasi Air Bersih 7 KM di Tawangmangu
Grobogan Kekeringan, Bass FM Salatiga dan Pegiat Pers Salurkan 12 Ribu Liter Air ke Pulorejo
Kapolresta Pati Bantu Tampungan Air Bersih untuk Warga Maitan, Terima Kasih ucap Warga
💬 0 Komentar Pembaca
Tinggalkan Balasan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!